“Pelatihan potensi ubi nagari, jaya masyarakat Sitapa. Jaya, jaya, jaya,” begitu sebuah yel-yel menggema di ruang pertemuan nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang atau Sitapa pada sore Jumat 19 Juli 2024. Yel-yel tersebut disorakan oleh 30 orang lebih kaum perempuan masyarakat Sitapa. Ke 30 perempuan itu merupakan perwakilan dari 6 jorong yang ada di nagari…
Kategori: Wisata
Edo Koro: layar hidup yang menghidupi
Siapa tahu, ternyata Edo Koro juga pernah merasakan jadi “pengamin” di persimpangan-persimpangan jalan. Jalan-jalan lintas yang cukup sibuk dengan hilir mudik bus antar kota dalam provinsi. Manggung di terminal, di jalanan, serta di dalam bus-bus menjadi rutinitasnya hampir setiap hari. Tentu setelah tugas pendidikannya di sekolah menengah selesai. Siapa tau juga, jauh ke belakang, Edo…
Balada sawah ladang yang semakin hari mulai hilang
Jhon Selon tak kunjung bisa mencari keterhubungan antara teknik pertambangan dengan musik yang sekarang digelutinya. Meskipun begitu, musik tak kalah penting baginya. Jika memang tak ada keterhubungan, namun ia telah meyakini satu hal. Bahwa, jika teknik pertambangan adalah hidupnya, maka nada-nada, ritma, serta tempo adalah yang memberinya semacam ambien untuk menjejaki tajamnya batu-batu di pertambangan….
Legusa Festival 2023: Merespon Persoalan Petani Lewat Ragam Karya
Sejak beberapa tahun ke belakang, petani di Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang (Sitapa), tengah resah. Air yang dulunya melimpah, kini mulai berkurang. Sebagian sawah basah mulai beralih menjadi sawah tadah hujan. Kemana perginya air yang dulu melimpah itu? Pertanyaan itulah yang mendorong anak nagari Sitapa mengusung tema ‘air dan tanah yang hiduap di atasnya’…
Tebak Tek Eli : yang kerap “menggoda” kita di siang ramadhan
Jika bulan puasa tiba, dan Anda mendengar suara motor dua tak dan bel kekok sepeda saling bersahutan panggil memanggil. Ditambah lagi cuaca sedang terik-teriknya, dan angin sedikit berhembus. Maka sudah dapat dipastikan siang itu Anda akan mendapatkan godaan terbesar dalam hidup Anda. Kenapa tidak, itu pertanda “petaka” di siang Ramadhan telah datang. Itu adalah suara…
Cerita dari Kaki Gunung Sago
Nagari (desa) Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, begitu nama yang tercatat dalam administrasi kementrian dalam negeri, sesuai pula dengan surat keputusan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 171 Tahun 2009. Sebuah nagari yang melandai di kaki Gunung Sago, Kec. Luhak, Kab. Lima Puluh Kota. Nagari tempat tumbuh berkembangnya lebih kurang 5.000 jiwa, yang dengan suka cita…
Mak Ceni dan Mak Upiak, serta suara talempong yang sayup-sayup sampai di jorong Bukik Kanduang
Di sudut dapur yang cukup sesak oleh kayu-kayu, peralatan dapur, tungku, serta jelaga-jelaga yang bergelayutan di selayan. Kesemua itu, menjadi saksi atas bunyi-bunyi tradisi yang kerap diperdengarkan oleh ibu Asria atau yang biasa dipanggil Mak Upiak, berdua dengan mak Ceni. Dua perempuan 60 tahun lebih ini yang memang menjadi ujung tombak kelompok ansambel Talempong Pacik…
6 orang ninik mamak muda di kalimo suku Padang Panjang dilewakan
“Bahwa, ini adalah ritual adat, mestinya dilaksanakan oleh orang-orang adat.”
Kayu Kolek: Panorama yang terus bersolek
S emula, tempat ini hanyalah jalan para petani menuju ladang mereka di kaki Gunung Sago di jorong (dusun) Sikabu-kabu, nagari (desa) Tanjung Haro Sikabu-Kabu Padang Panjang, Kec. Luak, Kab. Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Di jalan itu dulunya di kiri dan kanannya, tumbuh ilalang-ilalang yang begitu lebat rumpunnya, hingga tak bisa melihat kecuraman tepinya. Di…








