Pemerintah Nagari Tj. Haro Sikabu-Kabu Pd Panjang kembali menggelar Pekan Olahraga Nagari (PON) yang menurut rencana akan dimulai pada 13 Desember 2025. Kegiatan yang telah dimulai setidaknya dua tahun lalu ini menampilkan dua cabang olahraga, yakni Sepak Takraw dan Bola Voli, yang dipusatkan di dua jorong berbeda.
Cabang Sepak Takraw dilaksanakan di Lapangan Takraw Jorong Tj. Haro Utara, sementara cabang Bola Voli dipertandingkan di Lapangan Voli Jorong Lakuak Dama. Seperti tahun sebelumnya, untuk sepak Takra tetap diadakan pertandingan antar jorong, dan juga ada semacam seleksi untuk tim nagari yang akan beradu kembali dengan tim-tim undangan. Sementara untuk Voli langsung dengan mengundang tim-tim dari luar.
Wali Nagari menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Nagari kali ini, nagari hadir sebagai fasilitator. Nagari memfasilitasi beberapa item dari kebutuhan Takraw dan Voli. “Tahun lalu memang nagari sebagai host atau yang membuat kegiatan. Tahun ini, komunitas voli dan takraw yang menjadi tuan rumah, dan nagari hadir sebagai fasilitator.” ujar Nofrizal.
Fasilitasi ini dianggarkan pada tahun lalu dalam APB nagari dengan sumber anggaran PBH (Pendapatan Bagi Hasil). “Tetapi apakah kegiatan ini hanya bersifat fasilitasi atau memang kegiatan nagari, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan masyarakat di Nagari, baik tu antar jorong maupun sesama masyarakat Nagari. Menumbuhkan semangat sportivitas, serta menggairahkan kembali aktivitas olahraga di lingkungan masyarakat. Ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, dan bagi masyarakat untuk berkumpul dalam suasana yang sehat dan positif,” tambah Nofrizal.
Cabang Sepak Bola absen tahun ini, Nagari berencana menyiapkan skema baru di tahun mendatang
Jika tahun sebelumnya Pekan Olahraga Nagari menghadirkan tiga cabang olahraga, termasuk sepak bola, maka tahun ini cabang sepak bola tidak diikutsertakan. Keputusan ini bukan karena kurangnya minat, tetapi justru sebaliknya—karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola di nagari. Terutama di usia dini, dan pelajar sekolah dasar.
Pemerintah nagari menilai bahwa sepak bola adalah olahraga yang sangat populer, tidak hanya di Nagari Tj. Haro Sikabu-Kabu Pd Panjang, tetapi juga di Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya. Oleh sebab itu, nagari ingin memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pengelolaan cabang olahraga ini.
Namun, hingga saat ini belum ditemukan skema yang ideal untuk pembinaan, pengembangan, hingga ke arah kompetisi lanjutan. Pemerintah nagari ingin memastikan bahwa ketika sepak bola kembali masuk dalam Pekan Olahraga Nagari, ia hadir dengan sistem yang jelas, program yang berkelanjutan, serta dukungan kelembagaan yang kuat.
Untuk itu, mulai awal tahun depan nagari akan membangun komunikasi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk asosiasi olahraga, sekolah sepak bola, serta pihak-pihak yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan kompetisi desa. Tujuannya adalah mencari skema paling tepat untuk pengembangan sepak bola nagari, baik dari sisi pembinaan pemuda, manajemen kompetisi, maupun keberlanjutan program.
“Kita ingin sepak bola kembali hadir, tetapi dengan konsep yang matang, terarah, dan bermanfaat untuk jangka panjang,” kata Wali Nagari.
Semangat Kebersamaan dan Harapan di Balik PON Tahun Ini
Pekan Olahraga Nagari 2025 diharapkan berjalan lancar hingga selesai, serta melahirkan talenta-talenta baru yang bisa menjadi representasi nagari pada komunitas yang lebih besar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat tali silaturahmi antarwarga dan memperkokoh integrasi sosial di tingkat jorong.
Pemerintah nagari berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin tahunan dengan kualitas penyelenggaraan yang terus ditingkatkan. Dengan semakin baiknya penyelenggaraan olahraga di nagari, diharapkan ke depan wajah olahraga Nagari Tj. Haro Sikabu-Kabu Pd Panjang akan semakin maju dan berprestasi.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa nagari berkomitmen mengembangkan sumber daya manusia melalui jalur olahraga, ekonomi masyarakat, dan kegiatan sosial lainnya, sesuai prinsip yang disampaikan Eka Ridhaldi Alka sebagai BAMUS Nagari. “Masyarakat sehat, ekonomi sehat, nagari semakin maju.”
